JENIS CMS dan KETERANGANNYA.

 10 Jenis CMS dan Penjelasannya:


  1. WordPress

adalah salah satu CMS terpopuler yang ada saat ini. Awalnya, WordPress digunakan untuk kegiatan blogging karena sangat fleksibel dan mudah digunakan. Namun saat ini banyak orang yang menggunakan CMS WordPress untuk membuat segala jenis website. Mulai dari website perusahaan, toko online, maupun website portofolio.

Banyak fitur dan keunggulan yang membuat orang memilih menggunakan WordPress. Berikut adalah beberapa fitur utama dari platform tersebut:

Official direktori plugin dan juga tema dari WordPress dengan ribuan pilihan.

Dua pilihan editor yang memudahkan pengguna untuk membuat konten website.

Alat dan plugin yang ramah SEO, membantu Anda meningkatkan ranking pada SERPs.

Open-source platform yang berarti Anda bisa menggunakan WordPress secara gratis.


  2. Joomla

Platform Joomla digunakan untuk membuat sebuah website baik itu company profile, personal, website sekolah, hingga toko online. Joomla bisa dibilang sebagai salah satu platform terbaik alternatif WordPress. Namun beberapa tahun terakhir banyak yang meninggalkan ini karena banyak bug dan celah yang dimilikinya.

Fitur utama Joomla:

Sistem manajemen user yang memudahkan pengguna untuk mengelola konten.

Ribuan komponen, add-ons, dan tema yang bisa ditambahkan ke situs Anda.

Beberapa WYSIWYG editor tersedia pada Joomla; TinyMCE, FCK Editor, dan JCE.


   3. Drupal

Dengan Drupal Anda dapat dengan mudah membangun berbagai jenis halaman website-dari membuat blog sederhana sampai forum online dengan komunitas yang besar. Drupal memiliki beberapa modul tambahan yang menarik, seperti untuk search tool dan search-engine friendly URL.

Fitur utama Drupal:

Mudah digunakan berkat fleksibilitas dan skalabilitas yang ditawarkan.

Mobile-responsive tanpa harus melakukan konfigurasi tambahan pada platform.

Banyak fitur dan alat yang bisa digunakan untuk melakukan manajemen konten.

Multi-language fitur yang memudahkan Anda untuk membuat website dalam beberapa varian bahasa.


   4. Opencart

OpenCart adalah CMS eCommerce khusus untuk membuat sebuah toko online. Platform ini dilengkapi dengan fitur yang memudahkan penggunanya untuk membuka bisnis online. Aplikasi eCommerce ini berbasis PHP dan MySQL yang bersifat open-source dan gratis digunakan asalkan Anda memiliki web hosting dan juga domain.

Fitur utama OpenCart:

Fitur kategori & produk tak terbatas untuk menjual produk bisnis Anda.

Tersedia template gratis dan berbayar yang bisa dengan mudah dan cepat diganti.

Banyak fitur e-Commerce seperti Wishlist dan Compare yang memudahkan pengunjung untuk melakukan proses pembelian.


   5. PrestaShop

Dikhususkan untuk membuat sebuah toko online dengan mudah, Prestashop adalah CMS e-Commerce lain yang bisa Anda pilih selain OpenCart.Platform e-Commerce bersifat open-source, jadi Anda bisa dengan bebas mengatur dan membuat toko online yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Fitur utama PrestaShop:

Dashboard yang intuitif dan mudah digunakan oleh user dari segala level.

Website store builder yang bisa diakses dengan mudah

Tersedia lebih dari 50 pilihan payment gateway

Analytics dan juga report lengkap untuk toko eCommerce Anda.


   6. Moodle

adalah sebuah platform yang umumnya digunakan untuk membuat aplikasi e-Learning. Platform ini datang dengan fitur e-Course yang lengkap, seperti online test, forum, dan lain-lain.Manajemen platform Moodle memang terkenal agak sedikit rumit. Anda perlu pemahaman teknis yang cukup untuk bisa menggunakannya dengan lancar.

Fitur utama Moodle:

Personalized dashboard yang mencakup banyak informasi khusus seperti kalender kegiatan, pengumuman, hingga list pengguna aktif yang sedang online.

Fitur progress tracking yang berfungsi untuk mengawasi dan memberikan hasil evaluasi terhadap setiap proses pembelajaran yang dilakukan melalui Moodle.

Drag-and-drop file management yang memudahkan pengguna untuk melakukan manajemen file pada platform tersebut.

Integrasi multimedia dengan berbagai jenis media format yang terdukung, membuat proses pembelajaran tidak membosankan.

(Sumber : https://qwords.com › Home › Blog)


   7. Magento

 Hampir sama seperti Prestashop, Magento ini juga sangat cocok digunakan untuk membuat sebuah website e-commerce atau toko online.


   8. vBulletin

 vBulletin. CMS ini merupakan perangkat lunak yang dibuat khusus untuk membuat forum diskusi online.


   9. CMS Aura

Merupakan CMS hasil buatan anak Indonesia. Beberapa menggunakan Aura CMS untuk membuat website pribadi/website portfolio sebuah perusahaan. Namun karena kurangnya dukungan dari developer dan komunitas, Aura CMS tidak begitu familiar digunakan orang.


  10. CMS Formulasi

Adalah sebuah sistem management content yang dapat anda peroleh secara gratis, sebuah sistem sederhana yang kali pertama dibangun dari nol oleh sdr. Ari Rusmanto yang diberi nama Shoolhos. Seiring berjalannya waktu CMS ini ada beberapa perbaikan kode oleh sdr. Fauzan A. Mahanani kemudian berubah nama menjadi CMS Formulasi.

(Sumber : https://buat.web.id/jenis-jenis-cms-dan-kegunaannya-untuk-membangun-sebuah-website/)


Rabu, 24 Agustus 2022.

PERENCANAAN MEMBUAT WEBSITE DENGAN CMS.

Saya memilih CMS WordPress untuk membuat website Edukasi tentang Seni, khususnya Seni Tari.

Nama website yang saya gunakan yaitu :

www.sekarwawai.com

Isi dari website saya yaitu membahas mulai dari Pengertian seni tari, tarian apa saja yang sudah dan sedang dipelajari di Sanggar Sekar Wawai, serta Jadwal berlatih di Sanggar Sekar Wawai (Informasi Sanggar).

Logo dari Website ini yaitu :






Materi Baru.

Rabu, 31 Agustus 2022.


Mekanisme Sistem Komputer.


Contohnya :

Gama mendapat tugas dari sekolah untuk mendesign sebuah logo. Lalu, ia diminta mengeprint lalu dikumpulkan.

Pada saat Gama mendesign logo tersebut di Canva, itu disebut dengan input. Setelah selesai mendesign, ia menyimpan gambar logo tersebut supaya tidak hilang. Lalu gambar itu disimpan ke Ram yang terdapat di Memori. Itu termasuk kegiatan proses. Kemudian, gambar tersebut di print dan jadilah gambar logo tersebut dapat disentuh. Itu termasuk peristiwa output. Hasil output ada 2, yaitu : Hardcopy (yang sudah di print) dan softcopy (yang ada di file). 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertanyaan Sistem Komputer.

Bagaimana AI Mengubah Cara Kita Belajar